Selong – Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin melantik 36 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur yang terdiri dari 4 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan 32 Pejabat Administrator. Pelantikan yang berlangsung di Pendopo Bupati Lombok Timur, Senin (03/08), turut dihadiri Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya, Sekretaris Daerah H. M. Juaini Taofik, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Haerul Warisin menyampaikan bahwa pelantikan kali ini dilatarbelakangi oleh perlunya percepatan pengisian jabatan definitif di lingkungan Pemkab Lombok Timur. Menurutnya, masih banyak jabatan yang diisi pelaksana tugas (Plt), sehingga menjadi catatan dalam penilaian kinerja pemerintah daerah oleh lembaga eksternal, termasuk KPK dan BPK.
Ia menjelaskan, proses pengisian jabatan harus melalui mekanisme dan legalitas dari lembaga yang berwenang sehingga membutuhkan waktu. Karena itu, pejabat yang telah memperoleh izin pengangkatan segera dilantik agar roda pemerintahan dapat berjalan lebih efektif.
“Yang sudah memperoleh izin kita selesaikan terlebih dahulu. Dengan demikian, tidak menghambat pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Bupati menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar pergantian jabatan, melainkan momentum untuk meningkatkan kualitas kinerja. Ia meminta seluruh pejabat yang dilantik memahami secara utuh tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing sebagai dasar dalam menjalankan pekerjaan.
“Sebagai sekretaris maupun kepala bidang, hafalkan tupoksi. Itulah standar kerja kita. Banyak hal yang bisa dilakukan apabila memahami tugas dengan baik,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh aparatur tetap menjaga semangat bekerja di tengah berbagai tantangan, termasuk kebijakan efisiensi anggaran. Menurutnya, meskipun pemerintah daerah belum mampu meningkatkan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), mempertahankan besaran TPP agar tidak berkurang di tengah efisiensi sudah merupakan upaya yang patut disyukuri.
“Yang terpenting sekarang adalah bagaimana kita bekerja memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Lombok Timur,” katanya.
Pada kesempatan itu, Bupati turut menyampaikan sejumlah program yang akan dilakukan pemerintah Lombok Timur. Salah satunya adalah terpilihnya Lombok Timur sebagai kabupaten percontohan program Local Service Delivery Improvement Project (LSDP), yaitu inisiatif pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri yang didukung oleh Bank Dunia untuk memperbaiki pengelolaan sampah padat di berbagai kabupaten/kota. Lombok Timur menjadi satu-satunya daerah di luar Pulau Jawa yang masuk dalam 30 kabupaten percontohan.
“Kalau kita tidak jemput bola, kita tidak akan mendapatkan kesempatan seperti ini. Artinya, selama kita fokus dan mau bekerja, pasti ada hasil yang bisa diraih,” ungkapnya.
Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa Lombok Timur juga menjadi salah satu daerah percontohan implementasi Portal Perlindungan Sosial (Perlinsos). Karena itu, seluruh pejabat diminta ikut menyosialisasikan dan membantu masyarakat yang belum pernah menerima bantuan sosial agar melakukan pendaftaran melalui portal tersebut sehingga penyaluran bantuan dapat lebih tepat sasaran dan merata.
Mengakhiri sambutannya, Bupati mengucapkan selamat kepada seluruh pejabat yang baru dilantik serta berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, inovasi, dan semangat melayani masyarakat.(*)